Selasa, 02 Agustus 2016

Sepercik dua kata...

silam,
kata yang terungkap dengan makna yang dalam.
perjalanan hidup seseorang akan melewati segala silam yang pernah di lewatinya.
tak terusik rasa dan asa bila diabaikan dalam masanya.
hanya luka yang teringat tanpa merasa bahagia.

berdamai dengan diri sendiri katanya.
berdamai dengan kehidupan rupanya.
sebenarnya hanya butuh doa sesaat untuk mendamaikannya.
agar tak ada nestapa diantaranya.

ikhlas...ikhlaskanlah segalanya
semua akan kembali pada-Nya
semua adalah milik-Nya


-medio August 2016-

Senin, 02 Januari 2012

asa [2]

ketika ku memulai perjalanan ini tak ada niatan ataupun rencana, semua mengalir begitu saja...
satu persatu pengalamanpun terlewati.
duka,tawa,marah,gagal dan keberhasilan silih berganti.
tidak semua rencana bisa terlaksana, tidak semua kegagalan berarti kesedihan.
hanya bisa menjalanani dan sampai taraf menertawakan hidup... bukan berarti melecehkan atau menggampangkan, akan tetapi memang semua hal harus di jalani dengan lapang dada serta ikhlas.
ada yang jadi korban, ada yang sakit hati, ada yang bahagia, ada yang gelisah, dan bahkan ada yang tak tahu harus berbuat apa....

proses....

monolog, dialog, prolog.... rana yang tak pernah lepas dari kehidupan.
saat semua sudah sampai pada tempatnya, hanya bisa menikmati dan di jalani.
perasaan hati yang tak menentu bukan karena galau...
pemikiran otak yang terus berputar bukan berarti bingung...
penyelesaian dari suatu hal tidak boleh gegabah dan terburu-buru jika mau mendapatkan hasil yang sempurna....
walau tidak akan pernah ada yang sempurna dalam kehidupan ini.

saatnya maju dan menentukan pilihan pasti, saatnya bergerak walau badan sudah terbujur kaku..

Selasa, 23 November 2010

Si Cantikku semakin Cantik

Senyum itu teramat cantik buatku, walau sering diiringi cibiran emosi yang menggoda. Tiada terasa berlalu tanpa alpa yang semakin membuatku mencinta.
disatu sisi dia teramat membenci sampai murka, disisi lain dia memanja yang kusuka...
yah... kulihat goresan luka lama yang tidak bisa dilepas begitu saja, tak ingin dirasa, tak ingin diakui dan tak ingin diketahui.....
Tanpa menghiraukan semua itu, dengan rasa sayang yang tulus, selalu kurengkuh cantikku dalam pelukan, tak ingin kulepas...... kubelai, ku peluk, ku sayang dan ku jaga walau kadang masih meronta. Kusadar semua itu nyata, yang harus dihadapi dalam realita.

Senyuman itu menghapus semua yang terluka, dan semakin membuatku mencinta...dan tersadar bahwa... Cantikku semakin cantik....

∫(ˆoˆ)∫

Minggu, 24 Oktober 2010

Gerakan Sapa Dunia

Gw sering menyapa orang yang gak gw kenal, awalnya sih hanya untuk berusaha ramah dan baik saja. gak perduli tanggapannya baik atau sinis, yang penting gw dah berusaha menjadi orang baik :)

Semua itu gw lakukan karena pengalaman gw mengunjungi sebuah desa. Namanya desa Suni, Timor Tengah Selatan-NTT. Disana pada saat pertama kali datang, orang tua, remaja, maupun anak-anak selalu "menyapa" dengan kata selamat.... baik itu selamat pagi maupun selamat siang, ditambah dengan senyuman ramah mereka dan gigi merah mereka akibat sirih pinang. Mereka akan terus menyapa kita walaupun satu hari itu kita bisa bertemu dengan orang yang sama sampai beberapa kali.

Setelah gw tanya, ternyata bapak desa yang meminta warganya untuk selalu saling menyapa jika bertemu dengan orang yang dikenal maupun tidak dikenalnya. Hal ini membuat gw nyaman dan damai selama berada di desa itu. padahal tau sendiri, di pegunungan itu daerahnya para pelarian dari timor leste yang melarikan diri keluar dari atambua.

Nah, sapaan ramah dari kita terhadap orang yang tidak kita kenal, disertai dengan senyuman ikhlas, mudah2an bisa membuat senang orang itu, paling tidak dia tersenyum walaupun bingung karena mikir...kenal sama kita apa enggak yaaa.... hehehe... :p

ingat.... membuat orang lain senang juga merupakan ibadah, dan akan mendapatkan pahala.... mari menyapa....

Jumat, 03 September 2010

Beranda

beranda itu
walau sudah terisi tetap ada rasa hampa
kucoba isi dengan keceriaan
namun tak bisa, dan terus kucoba

sampai akhirnya kusadari
ada sebuah fatamorgana yang menjadi nyata
yang masuk didalam relung jiwa ini
dan mengisi beranda yang kosong

perlahan berjalan tertatih
walau harus penuh kesabaran
dengan perjuangan yang mengusik rasa
mengusik jiwa dan tetap harus menahan rasa

saat ini keriaan itu sedang diselami
kadang bergejolak, kadang dinikmati
namun kusuka dan kupercaya
beranda itu akhirnya bisa diisi

medio september 2010


Selasa, 10 Agustus 2010

lewati jalan yang ada

berkaca dari apa yang pernah ada....
menjalani walau aral melintang....
menyelami walau dalam lumpur yang pekat....
mendatangi matahari walau kutahu panasnya....
karena tidak ada hal yang begitu saja diberi...
semua ada jalannya.....

melangkah...
terpana...
berpeluh.....

tiada kata sia-sia untuk satu tujuan asa
walaupun hasil tak seperti yang disangka
ku merajam.. menerabas dikeramaian malam..
lalu.....kuterdiam dalam keheningan pagi buta

ya....
maafkan daku, kita harus melewatinya
dan akan terus menjalaninya...
bersama dalam ceria dan duka
dan melewati jalan yang ada


medio august 2010
--monochrome --